SMK Negeri 1 Juwiring | Official Site

BIPANG, JAJANAN PASAR KARYA SISWA SMKN 1 JUWIRING RAIH JUARA 1 KKSI 2021

Kepala SMKN 1 Juwiring, Drs Yulius Widiyanto MT memberikan apresiasi kepada siswa dan guru pembimbing atas prestasi pada KKSN 2021. (SMSolo/dok)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Mendengar nama bipang, mungkin kita teringat dengan istilah babi panggang yang sempat ramai diperdebatkan.

Namun bipang karya siswa SMKN 1 Juwiring Klaten itu berbeda, karena bahannya ubi yang dipanggang.

Hebatnya, bipang alias kue ubi panggang SMKN 1 Juwiring berhasil menjadi juara 1 Kamp Kreatif Siswa SMK Indonesia (KKSI) 2021 yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Kemendikbud.

Pengumuman pemenang dilakukan secara daring 30 November 2021 malam.

TIM KKSI SMKN 1 Juwiring terdiri atas Ari Hanifah, Adellia Jeny Putri, dan Ervita Cinta Chavalera Purwanto, ketiganya siswa kelas XII Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran.

Ada pun guru pembimbing Yuli Isruslina dan pendamping Suharni.

‘’Ubi banyak dijumpai di Jawa, kemudian muncul ide untuk membuat kue dari bahan ubi yang dikeringkan dan diolah menjadi tepung menjadi kue ubi panggang atau bipang,’’ kata Adelia yang menjadi ketua tim.

Kue itu diolah dengan telur, margarin, gula halus, santan, terigu, dan fermipan.

Setelah menjadi adonan, dimasukan dalam cup dan dipanggang.

Untuk mempercantik, kue tanpa pengawet itu dibuat 4 varian rasa original, coklat almond, keju cherry, dan kismis green tea.

Kue dikemas dalam kemasan cantik berisi 1 cup, 2 cup dan 3 cup.

Penjualan dilakukan secara offline di sekolah, dijual keliling saat jam istirahat sekolah dan secara online melalui instagram dan whatsapp secara COD.

Mereka membuat laporan keuangan dan penjualan selama sebulan.

‘’Saat saya cicipi, kue bipangnya mantap, manisnya pas, gurihnya pas, silahkan dicoba pasti tidak kecewa,’’ kata Kepala SMKN 1 Juwiring, Drs Yulius Widiyanto MT.

Menurutnya, ketrampilan membuat kue, memanaj keuangan dan penjualan seperti itu bisa membekali anak untuk berwirausaha, agar saat lulus mereka bisa berwirausaha.

Tujuannya tak lain agar mereka menjadi pengusaha yang sukses.

Yuli Isruslina selaku guru pembimbing, menambahkan, lomba KKSI telah dimulai sejak Agustus 2021 lalu.

Awalnya, mereka minder sangat tidak percaya diri, karena saingannya mayoritas dari jurusan boga.

‘’Kami mengambil kearifan budaya lokal daerah, karena bahan baku ubi banyak ditemukan di sini. Kami ingin mengangkat ubi agar bernilai jual lebih tinggi, karena ubi kadang dipandang sebelah mata di kalangan anak muda,’’ ujar Yuli.

Dalam pengolahan, mereka sempat terkendala peralatan, karena mereka dari jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP).

Dengan semangat tinggi, mereka mulai dari nol.

Kepala sekolah pun memberi dukungan penuh dan memfasilitasi peralatan.

Lomba KKSI jajanan pasar itu memberikan pengalaman yang luar biasa.

Mulai dari belajar memasak, berinovasi, belajar pemasaran hingga belajar keuangan.

‘’Alhamdulilah lomba ini memberikan pelajaran yang luar biasa, setelah ini, anak-anak bisa berwira usaha,’’ ujar Yuli.*

 

https://solo.suaramerdeka.com/pendidikan/pr-052038719/bipang-jajanan-pasar-karya-siswa-smkn-1-juwiring-raih-juara-1-kksn-2021

Tinggalkan komentar