SMK Negeri 1 Juwiring | Official Site

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH DAN PENYEDERHANAAN KURIKULUM – SMK NEGERI 1 JUWIRING

Pembukaan In House Training (IHT) oleh Kepala Sekolah; Drs. WIDIYANTO, M.T.

Memasuki semester genap Tahun Pelajaran 2019/2020, SMK Negeri 1 Juwiring menerapkan pembelajaran secara online dalam proses belajar mengajar. Hal ini dilakukan mengngat saat itu masih berada di tengah situasi Pandemi COVID-19, dan sekolah merupakan unit pendidikan sehingga secara otomatis menjadi tempat berkumpul siswa dan guru yang tentunya akan rentang terjadi penularan virus COVID-19.

Proses belajar mengajar secara online ini pada mulanya hanya terbatas pada penyampaian materi dan evaluasi saja dengan menggunakan media berbasis internet, seperti WA, Email, Office 365 serta E-Learning yang berbasis web sekolah. Oleh karena itu pada pembelajaran semester genap Tahun Pelajaran 2019/2020 dalam kegiatan belajar mengajar belum ada keseragaman antara guru satu dengan guru yang lain. Ketidakseragaman dalam Pembelajaran Online ini tentunya disamping kurang efektif dan efisien juga kesulitan untuk mengontrol pelaksanaan pembelajaran secara online. Oleh karena itu diperlukan adanya platform baku yang dapat menyeragamkan dalam teknis atau media pembelajaran yang diberlakukan di SMK Negeri 1 Juwiring.

Berdasarkan dari hasil evaluasi pembelajaran online di semester genap Tahun Pelajaran 2019/2020 tersebut maka pada Tahun Pelajaran 2020/2021 diterapkanlah Blended E-Learning sebagai platform pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai aplikasi untuk mendukung Pembelajaran Jarak Jauh, dimana guru dan siswa dapat berinteraksi secara mudah dan menyenangkan.

Semua guru dan siswa di SMK Negeri 1 Juwiring sudah memiliki akun untuk masuk di Blended E-Learning yang berbasis web sekolah, sehingga guru dan siswa dapat memanfaatkan fitur-fitur atau fasilitas yang tersedia untuk kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Mulai dari aktivitas presensi siswa, pemberian materi, evaluasi dan mengumpulkan tugas hingga kegiatan Vicon (Video Conference) sebagai pengganti pertemuan tatap  muka langsung, menggunakan berbagai aplikasi yang dapat diintegrasikan ke dalam Blended E-Learning.

Sebelum menggunakan aplikasi ini dalam kegiatan belajar mengajar, semua guru di SMK Negeri 1 Juwiring terlebih dahulu mengikuti In House Training (IHT) selama lima hari dengan materi Implementasi Blended E-Learning Dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Adapun untuk sosialisasi penggunaan Blended E-Learning kepada para siswa dilakukan melalui video tutorial. Dari kegiatan IHT dan video tutorial ini para guru dan siswa dapat menerapkan serta memanfaatkan Blended E-Learning dalam proses belajar mengajar dengan baik.

 

bapak ibu guru peserta In House Training (IHT)

Dengan diterapkannya Blended E-Learning ini proses belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif dan efisien serta menyenangkan (tidak membosankan) karena terjadi interaksi antara guru dengan siswa dalam proses pembelajaran. Disamping itu juga dengan Blended E-Learning pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di SMK Negeri 1 Juwiring dapat dijadikan sebagai media supervisi pembelajaran guna meningkatkan kualitas pembelajaran pada masa Pandemi COVID-19 ini.

Pada masa Pandemi Covid, SMK Negeri 1 Juwiring melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri melalui penyederhanaan dari Kompetensi Dasar di setiap mata pelajaran. Prinsip penyederhanaan dari Kompetensi Dasar tersebut, antara lain : 1) tidak menghilangkan esensi dari kompetensi jurusan, 2) tidak menghilangkan KD-KD yang merupakan kompetensi pra syarat untuk Kompetensi Dasar berikutnya, 3) menggabungkan dari beberapa Kompetensi Dasar yang memiliki keterkaitan.

Kegiatan penyederhaan Kompetensi Dasar dilakukan oleh MGMP Sekolah melalui In House Training. Tujuan dari Penyederhanaan Kurikulum ini dimaksudkan agar proses pembelajaran baik yang dilakukan melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan pembelajaran Luring nantinya bisa lebih efektif dan efisien. Kurikulum Penyederhanaan atau Kurikulum Darurat ini akan tetap diberlakukan selama Tahun Pelajaran 2020/2021 walaupun masa Pandemi COVID-19 telah berakhir.

Hasil Penyederhanaan Kurikulum SMK Negeri 1 Juwiring sudah memperoleh pengesahan dari Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Pengawas Pembina, dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V.